Untuk menjadi sesuatu yang baik, apapun butuh waktu dan proses.
Pohon yang besar adalah hasil dari pertumbuhan pohon itu dari kecil dan memerlukan waktu yang lama. Orang yang juara jadi atlet juga berlatih dengan lama dan teratur. Untuk beriman juga kita butuh waktu dan proses. Hal ini dapat kita lihat dalam Injil hari ini. Si buta ini menggambarkan proses pengenalan diri akan Tuhan dari tidak tahu dan tidak mengenal apa-apa sampai ia melihat sendiri Yesus. Pada si buta ini kita bercermin untuk mengenal Tuhan. Orang buta itu ialah orang yang lemah dan menderita. Ia butuh pertolongan, itulah syarat utama untuk beriman. Si buta mulai mengarahkan diri kepada Yesus karena ia mendengar “kata orang” untuk bisa mengenal Tuhan. Kita juga butuh pewartaan dari orang lain, Gereja. Orang buta itu terus berseru-seru memanggil Yesus, rupanya usahanya tidak mulus juga karena ia di tegur orang namun ia bertekun demikian juga untuk menghidupi iman kita, kita perlu pergulatan, rela jatuh bangun bahkan rela di tolak orang lain. Yesus berhenti dan menyuruh orang membawa si buta itu kepada-Nya. Demikian proses pengenalan akan Tuhan akhirnya karya Tuhan sendiri dan bukan prestasi kita. Jika kita disapa oleh Allah maka kita harus memuji dan bersyukur atas apa yang Ia beri kepada kita, dengan demikian efeknya orang lain pun ikut memuji Allah. Amien Erik Estrada, 19 Nopember 2007




[...] dan ngintip hakekat versim br4instorm, danalingga, deKing, sang legenda juga orang ini, ini dan itu. Juga yang lagi bertanya pada kepasrahan dengan [...]